Kamis, 25 Oktober 2018

Salam kepada Umar bin Al Khatab Ra

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ ,الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ,اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ


 Berikut salah satu salam kepada Umar bin Al Khatab Ra. ketika kita berada di makam Rasulullah SAW. Mari Kita hafalkan Salam ini, Mudah-mudahan kita diberi kesempatan untuk bisa melaksanakan ibadah Umrah maupun Haji. Serta diberi kesempatan untuk ziarah ke Rasulullah SAW dan para sahabatnya.


Artinya :
"Selamat sejahtera padamu wahai penyebar Isalam, selamat sejahtera padamu wahai orang yang tegas memisahkan yang benar dan yang salah. Selamat sejahtera padamu wahai orang yang senantiasa berkata dengan benar, engkau telah menjamin anak yatim, engkau telah menghubungkan silaturahmi dan denganmulah Islam telah teguh dan kuat. Selamat sejahtera padamu dan rahmat Allah jua padamu."


Sumber :
1.  https://haji.kemenag.go.id/v3/content/doa-dan-dzikir-manasik-haji

Salam Kepada Abu Bakar Al-Siddiq Ra.

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ ,الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ,اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ


 Berikut salah satu salam kepada Abu Bakar Al-Siddiq Ra. ketika kita berada di makam Rasulullah SAW. Mari Kita hafalkan Salam ini, Mudah-mudahan kita diberi kesempatan untuk bisa melaksanakan ibadah Umrah maupun Haji. Serta diberi kesempatan untuk ziarah ke Rasulullah SAW dan para sahabatnya.

Artinya :
"Selamat sejahtera padamu wahai khalifah Rasulullah, selamat sejahtera padamu wahai teman Rasulullah dalam gua, selamat sejahtera padamu wahai orang yang mendermakan semua hartanya karena cinta kepada Allah dan Rasul-Nya. Semoga Allah membalas dengan sebaik-baiknya balasan dari umat Rasulullah dan sungguh engkau telah menggantikan Rasulullah sebagai khalifah yang baik, dan engkau telah menempuh jalan dan jejaknya dengan sebaik-baiknya, engkau telah membela islam, engkau telah menghubungkan silaturahmi dan engkau senantiasa menegakkan kebenaran sampai akhir hayat. Maka selamat sejahtera padamu dan rahmat serta berkat Allah juga untukmu."


Sumber :
1.  https://haji.kemenag.go.id/v3/content/doa-dan-dzikir-manasik-haji

Jumat, 12 Oktober 2018

Doa Sebelum Berangkat dan Doa Keluar Rumah Menuju Embarkasi


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ ,الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ,اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ

Bismillaahirrohmaanirrohiim, Alhamdulillahirobbil 'Alamiin, Sholawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga dan sahabatnya dan yang mereka yang beriman hingga akhir zaman. Pada kesempatan yang berbahagia ini kami akan berbagi "Doa Sebelum Berangkat dan Doa Keluar Rumah Menuju Embarkasi"artikel yang mungkin bermanfaat bagi para calon umrah maupun haji. dan semoga kita diberi kesempatan untuk melaksanakan ibadah umroh maupun haji. (Aamiin Aamiin Ya Rabbal 'Aalamiin.
Kami menyadari sebagai mahluk yang tidak sempurna, maka bila dalam menukil do’a maupun yang berkaitan dengan fiqihnya ada kesalahan maka itu semua murni adalah kesalahan kami.

1.  Do'a Sebelum Berangkat
    Sebelum berangkat disunahkan sholat 2(dua) rakaat. Pada rakaat pertama, setelah membaca surat Al-Fatiha, membaca surat Al-Kafirun. Pada Rakaat kedua, setelah membaca surat Al-Fatiha, membaca surat Al-Ikhlas.
Setelah salam membaca do'a:
Artinya:
"Segala puji bagi Allah yang telah memberi petunjuk kepadaku dengan Islam dan memberi bimbingan kepadaku untuk menunaikan manasik hajiku di Rumah-Nya, dan mengerjakan umrah di tempat lambang-lambang keagungan-Nya (Masya'ir).
Ya Allah berilah salawat atas Nabi yang tidak bisa baca dan tulis (ummi) dan atas keluarga dan para sahabatnya sekalian.
Ya Allah Kepada-Mu aku menghadap dan dengan-Mu aku berpegng teguh. Ya Allah lindungilah aku dari sesuatu yang tidak saya perlukan. Ya Allah bekalilah aku dengan taqwa dan ampunilah dosaku."

2.  Do'a Keluar Rumah Menuju Embarkasi
Artinya:
"Dengan nama Allah aku beriman kepada Allah. Dengan nama Allah aku berserah diri kepada Allah, tiada daya upaya dan tiada kekuatan melainkan atas izin Allah yang Maha Luhur Maha Agung."

Untuk Link MP3 bisa didownload disini:

Sumber :
1.  https://haji.kemenag.go.id/v3/content/doa-dan-dzikir-manasik-haji
2. https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016667245/kumpulan-do039a-do039a-haji-yang-mau-berminat-atau-yang-saudaranya-naik-haji-gratis/



Kamis, 11 Oktober 2018

Doa Masuk Masjid Nabawi


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ ,الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ,اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ

Bismillaahirrohmaanirrohiim, Alhamdulillahirobbil 'Alamiin, Sholawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga dan sahabatnya dan yang mereka yang beriman hingga akhir zaman. Pada kesempatan yang berbahagia ini kami akan berbagi "Doa Masuk Masjid Nabawi". artikel yang mungkin bermanfaat bagi para calon umrah maupun haji. dan semoga kita diberi kesempatan untuk melaksanakan ibadah umroh maupun haji. (Aamiin Aamiin Ya Rabbal 'Aalamiin).

Kami menyadari sebagai mahluk yang tidak sempurna, maka bila dalam menukil do’a maupun yang berkaitan dengan fiqihnya ada kesalahan maka itu semua murni adalah kesalahan kami.




Artinya :
Dengan Nama Allah dan atas agama Rasulullah. Ya Allah masukkanlah aku dengan cara masuk yang benar, dan keluarkanlah aku dengan cara keluar yang benar, dan berkanlah padaku dari sisi-Mu kekuasaan yang dapat menolong. Ya Allah limpahkan rahmat kepada junjungan kami Muhammad dan keluarganya. Ampunilah dosaku, bukalah pintu rahmat-Mu bagiku dan masukkanlah aku kedalamnya, wahai Tuhan yang Maha Pengasih dari segala yang pengasih



Sumber :
1.  https://haji.kemenag.go.id/v3/content/doa-dan-dzikir-manasik-haji

Rabu, 10 Oktober 2018

Doa Ketika Tiba di Tempat Tujuan


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ ,الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ,اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ


Bismillaahirrohmaanirrohiim, Alhamdulillahirobbil 'Alamiin, Sholawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga dan sahabatnya dan yang mereka yang beriman hingga akhir zaman. Pada kesempatan yang berbahagia ini kami akan berbagi "doa ketika tiba ditempat tujuan". artikel yang mungkin bermanfaat bagi para calon umrah maupun haji. dan semoga kita diberi kesempatan untuk melaksanakan ibadah umroh maupun haji. (Aamiin Aamiin Ya Rabbal 'Aalamiin).


Kami menyadari sebagai mahluk yang tidak sempurna, maka bila dalam menukil do’a maupun yang berkaitan dengan fiqihnya ada kesalahan maka itu semua murni adalah kesalahan kami.



Artinya : 
Ya Allah, Saya mohon kepada-Mu kebaikan negeri ini dan kebaikan penduduknya serta kebaikan yang ada didalamnya. Dan Saya berlindung kepada-Mu dari kejahatan negeri ini dan kejahatan penduduknya dan kejahatan yang ada didalamnya.


Untuk Link MP3 bisa didownload disini:

Sumber :
1.  https://haji.kemenag.go.id/v3/content/doa-dan-dzikir-manasik-haji
2.  https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016667245/kumpulan-do039a-do039a-haji-yang-mau-berminat-atau-yang-saudaranya-naik-haji-gratis/




Jumat, 05 Oktober 2018

Doa Memasuki Kota Madinah dan Keistimewaan Kota Madinah

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ ,الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ,اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ


MADINAH - Kota Madinah adalah satu dari dua kota suci. Di Tanah Haram tersebut terdapat sejumlah keistimewaan. Madinah atau dahulu bernama Yastrib merupakan kota Hijrah Nabi Muhammad SAW. Di sana terdapat masjid terakhir yang dibangun oleh Nabi Muhammad SAW bersama para sahabat.



Bagi yang mau Umrah maupun yang ingin melaksanakan ibadah Haji, pastinya memasuki kota Madinah tempat Nabi Muhammad SAW berhijrah. Berikut Doa masuk kota madinah yang kami ambil dari Kementerian Agama RI "Doa dan Dzikir Manasik Haji dan Umrah". Mari Kita hafalkan doa ini, Mudah-mudahan kita diberi kesempatan untuk bisa melaksanakan ibadah Umrah maupun Ibadah Haji. (Aamiin Aamiin Ya Robbal Alamiin)


Artinya :
Ya Allah, Negeri ini adalah tanah haram Rasulmu Muhammad SAW, maka jadikanlah penjaga bagiku dari neraka, aman dari siksa dan buruknya hisab (perhitungan dihari kemudian).

Dalam buku yang disarikan dari Buku Cerdas Haji dan Umrah Mabrur itu Mudah & Indah dan Fadha'il al Madinah al Munawwarrah, Syaikh Khalil Mulla Khatir dan Syaikh Muhammad bin Yusuf asy Syami menyebutukan keistimewaan Kota Madinah, di antaranya yakni:
1. Madinah adalah Tanah Haram dan tempat yang aman. Dajjal pun tidak masuk ke dalamnya.
2. Madinah merupakan tempat masuk yang benar "Dan katakanlah (Muhammad), 'Ya Rab ku masukkan aku ke tempat masuk yang benar dan keluarkan (pula) aku ke tempat keluar yang benar (al Isra : 80).
3. Madinah adalah tempat kota hijrah Nabi Muhammad SAW dari kota Makkah.
4. Rasulullah banyak mendoakan Madinah. Terdapat banyak berkah yang berlipat ganda seperti yang terdapat di Makkah.
5. Madinah dan Makkah dapat menggantikan posisi Masjidil Aqsha bagi orang yang bernadzar untuk melaksanaan salat atau itikaf di Masjidil Aqsha. Tidak ada yang dapat menggantikan selain Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
6. Dosa kecil di Madinah dicatat sebagai dosa besar. Hal itu berdasarkan sabda Rasullah. "Siapa yang berbuat dosa di Madinah..." Dosa dalam sabda beliau itu mencakup dosa kecil juga. Karena itu akan dibalas dengan balasan dosa besar karena kecerobohan dan sikap orang yang meremehkan berbuat dosa di Madinah.
7. Di Madinah ada manusia terbaik Di sana dimakamkan orang-orang terbaik dari Umat Islam. Mulai dari para sahabat dan generasi selanjutnya.
8. Masjid Nabawi yang berada di Madinah dibangun dengan tangan Rasulullah dibantu para sahabat. Masjid ini merupakan masjid terakhir para nabi dan masjid Nabi.
9. Madinah memiliki sebidang tanah yang merupakan tanah paling mulia di mana terdapat makam Nabi Muhammad SAW.
10. Salat di masjid Nabawi lebih utama dari 1.000 kali pahala. Keutamaan tersebut meliputi salat fardhu dan salat sunah. Salat Jumat satu kali di Masjid Nabawi pahalanya sama dengan 100 kali salat di masjid lain, kecuali masjidil haram.
11. Siapa yang salah 40 kali waktu secara berturut-turut di Masjid Nabawi akan dibebaskan dari api neraka, diselamatkan dari siksa dan dijauhkan dari kemunafikan.
12. Kiblat di masjid Nabawi dan masjid Quba (keduanya di Madinah) merupakan kiblat yang paling lurus di muka bumi.
13. Di antara mimbar nabi Masjid Nabawi dan rumah Rasulullah terdapat Raudhah yang hanya terdapat di Madinah. Raudhah merupakan area di sekitar mimbar yang biasa digunakan oleh Nabi Muhammad SAW untuk berkhutbah. "Antara rumahku dan mimbarku adalah taman (raudhah) dari taman-taman surga. Demikian hadist mengisahkan penyataan Rasulullah. Area itu merupakan area mustajab, sehingga banyak yang berlomba-lomba untuk bisa bermunajat di sana.

Sumber :
1.http://doaumrohsemarang.blogspot.com/2013/12/doa-sewaktu-kendaraan-mulai-bergerak.html
2.https://haji.kemenag.go.id/v3/content/doa-dan-dzikir-manasik-haji
3.https://haji.okezone.com/read/2017/09/23/599/1781615/13-keistimewaan-kota-madinah-di-antaranya-masjid-nabawi-dan-fenomena-tanah-surga

Selasa, 02 Oktober 2018

Salam Ketika berada di Makam Rasulullah SAW

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ ,الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ,اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ


Bagi yang mau Umrah maupun yang ingin melaksanakan ibadah Haji, pastinya akan ziarah kemakam Nabi Muhammad SAW. Sayang sekali kalau lewat makan nabi tidak mengucapkan salam kepada Nabi Muhammad SAW. Berikut salah satu salam kepada nabi muhammad SAW ketika kita berada di makam Rasulullah SAW. Mari Kita hafalkan Salam ini, Mudah-mudahan kita diberi kesempatan untuk bisa melaksanakan ibadah Umrah maupun Haji. Serta diberi kesempatan untuk ziarah ke Rasulullah SAW.


Artinya :
Selamat sejahtera atasmu wahai Rasulullah, rahmat Allah dan berkah-Nya untukmu. Selamat Sejahtera atasmu wahai Nabiullah. Selamat sejahtera atasmu wahai mahluk pilihan Allah. Selamat sejahtera atasmu wahai kekasih Allah.
Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah satu-satunya.  Tiada  se kutu  bagi-Nya dan sesungguhnya engkau telah benar-benar menyampaikan risalah, engkau telah menunaikan amanat, engkau telah memberi nasihat kepada umat, engkau telah berjihad di jalan Allah, maka salawat yang abadi dan salam yang sempurna untukmu sampai hari kiamat.
Ya Allah berikanlah pada beliau kemuliaan dan martabat yang tinggi serta bangkitkan dia di tempat yang terpuji yang telah Engkau janjikan padanya, sesungguhnya Engkau tidak akan mengingkari janji.

Sumber :
1.  https://haji.kemenag.go.id/v3/content/doa-dan-dzikir-manasik-haji


Rabu, 26 September 2018

Doa sewaktu kendaraan mulai bergerak

Alhamdulillah, sholawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga dan sahabatnya dan yang mereka yang beriman hingga akhir zaman. Pada kesempatan yang berbahagia ini kami akan berbagi doa safar / doa saat kendaraan mulai bergerak. artikel yang mungkin bermanfaat bagi para calon umrah maupun haji.

Kami menyadari sebagai mahluk yang tidak sempurna, maka bila dalam menukil do’a maupun yang berkaitan dengan fiqihnya ada kesalahan maka itu semua murni adalah kesalahan kami.



Bismillaahir rahmaanir rahiim. Allahu akbar, Allaahu akbar, Allaahu akbar. Subhaanal ladzii sakhkhara lanaa haadzaa wamaa kunnaa lahu muqriniin. Wa innaa ilaa rabbinaa lamunqalibuun. Allaahumma innaa nas-aluka fii safarinaa haadzal birra wattaqwaa waminal ‘amali maa tardhaa. Allaahumma hawwin ‘alainaa safaranaa haadzaa wa-athwi ‘annaa bu’dahu. Allaahumma antash shaahibu fis-safari wal-khaliifatu fil-ahli. Allaahumma innii a’uudzu bika min wa’tsaaa-is safari wa ka-aamatil manzhari wa suu-il munqalabi fil-maali wal-ahli.


Artinya:
“Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Maha Suci Allah yang telah menggerakkan untuk kami kendaraan ini padahal kami tiada kuasa menggerakkannya. Dan sesungguhnya kami pasti kepada Tuhan, kami pasti akan kembali. Ya Allah, kami memohon kepada-Mu dalam perjalanan kami ini kebaikan dan taqwa serta amal perbuatan yang Kau ridhai. Ya Allah, mudahkanlah perjalanan kami ini dan dekatkan jauhnya. Ya Allah, Engkau adalah yang menyertai dalam bepergian dan pelindung terhadap keluarga yang ditinggalkan. Ya Allah, kami berlindung kepada-Mu dari kesukaran dalam bepergian, penampilan yang buruk, kepulangan yang menyusahkan dan hubungan dengan harta benda, keluarga dan anak.”



untuk link MP3 nya bisa didownload di sini



Sumber :
1.   https://haji.kemenag.go.id/v3/content/doa-dan-dzikir-manasik-haji
2.    http://doaumrohsemarang.blogspot.com/2013/12/doa-sewaktu-kendaraan-mulai-bergerak.html
3.    https://www.khazzanahhaji.com/2016/10/doa-doa-umroh.html
4.    https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016667245/kumpulan-do039a-do039a-haji-yang-mau-berminat-atau-yang-saudaranya-naik-haji-gratis/

Minggu, 31 Januari 2016

ETA-N PUMP - END SUCTION PUMP

Pompa Centrifugal yang akan Kami bahas adalah Pompa ETA.N Produk Torishima Guna Indonesia.
Pompa ETA.N adalah pompa industri produk Torishima didesain sesuai JIS B 8313



Berikut ini sfesifikasi dari pompa ETA.N :

KEMAMPUAN/OPERATION RANGE
Kapasitas (Q)     : Hingga 620 m3 / jam (170 l / s)
Head (H)            : Hingga 100 m
Suhu (T)             :  - 10 sampai 100 Gelar Celcius
Pressure (P)        :  Sampai 10 bar
Ukuran Pompa   : 32-150 mm

APLIKASI
- Persediaan air umum, irigasi dan drainase
- Pumping air laut, air asin, alkali dan kondensat
- Circulating hot and cold water supply
- Sprinkling & fire fighting system
- Kolam renang, dll

IMPELLER
- Tertutup/Closed , radial impeller aliran dilengkapi dengan Wearing
- Seimbang hidrolik
- Pemotongan impeller dimungkinkan

LUBRICANT
- Grease
- Oil

SHAFT SEAL
- Gland Packing
- Single mechanical seal

Katalog Pompa ETA.N

Rabu, 13 Januari 2016

Torishima Pump


Torishima adalah merk Pompa yang berasal dari negara Japan, Pompa Torishima bisa diaplikasikan untuk Pembangkit Listrik, Produksi Minyak dan Gas, Penyulingan, Kimia, Pupuk, Pertambangan, Baja, Pulp dan Kertas, dan lain-lain.
Untuk lebih jelasnya, Bisa dilihat pada Katalog Pompa Torishima



Minggu, 09 Februari 2014

Multimeter atau AVO Meter

Uraian materi
Avometer berasal dari kata ”AVO” dan ”meter”. ‘A’ artinya ampere, untuk mengukur arus listrik. ‘V’ artinya voltase, untuk mengukur voltase atau tegangan. ‘O’ artinya ohm, untuk mengukur ohm atau hambatan. Terakhir, yaitu meter atau satuan dari ukuran. AVO Meter sering disebut dengan Multimeter atau Multitester. Secara umum, pengertian dari AVO meter adalah suatu alat untuk mengukur arus, tegangan, baik tegangan bolak-balik (AC) maupun tegangan searah (DC) dan hambatan listrik.
AVO meter sangat penting fungsinya dalam setiap pekerjaan elektronika karena dapat membantu menyelesaikan pekerjaan dengan mudah dan cepat, Tetapi sebelum mempergunakannya, para pemakai harus mengenal terlebih dahulu jenis-jenis AVO meter dan bagaimana cara menggunakannya agar tidak terjadi kesalahan dalam pemakaiannya dan akan menyebabkan rusaknya AVO meter tersebut.
Berdasarkan prinsip kerjanya, ada dua jenis AVO meter, yaitu AVO meter analog (menggunakan jarum putar / moving coil) dan AVO meter digital (menggunakan display digital). Kedua jenis ini tentu saja berbeda satu dengan lainnya, tetapi ada beberapa kesamaan dalam hal operasionalnya. Misal sumber tenaga yang dibutuhkan berupa baterai DC dan probe / kabel penyidik warna merah dan hitam.
Pada AVO meter digital, hasil pengukuran dapat terbaca langsung berupa angka-angka (digit), sedangkan AVO meter analog tampilannya menggunakan pergerakan jarum untuk menunjukkan skala. Sehingga untuk memperoleh hasil ukur, harus dibaca berdasarkan range atau divisi. AVO meter analog lebih umum digunakan karena harganya lebih murah dari pada jenis AVO meter digital.
Multimeter yang diuraikan dalam modul ini adalah multimeter analog yang menggunakan kumparan putar untuk menggerakkan jarum penunjuk papan skala. Multimeter ini banyak digunakan karena harganya relative terjangkau. Jika pada multimeter digital hasil pengukuran langsung dapat dibaca dalam bentuk angka yang tampil pada layer display, pada multimeter analaog hasil pengukuran dibaca lewat penunjukan jarum pada papan skala. Lihat gambar 1 dan gambar 2.
 
\

a. Multimeter AVO Meter Analog
 
 
a. Multimeter AVO Meter Analog

AVO Meter analog menggunakan jarum sebagai penunjuk skala. Untuk memperoleh hasil pengukuran, maka harus dibaca berdasarkan range atau divisi. Keakuratan hasil pengukuran dari AVO Meter analog ini dibatasi oleh lebar dari skala pointer, getaran dari pointer, keakuratan pencetakan gandar, kalibrasi nol, jumlah rentang skala. Dalam pengukuran menggunakan AVO Meter Analog, kesalahan pengukuran dapat terjadi akibat kesalahan dalam pengamatan (paralax).
Keterangan :
1. Meter Korektor, berguna untuk menyetel jarum AVO meter ke arah nol, saat AVO meter akan dipergunakan dengan cara memutar sekrupnya ke kanan atau ke kiri dengan menggunakan obeng pipih kecil.
2. Range Selector Switch adalah saklar yang dapat diputar sesuai dengan kemampuan batas ukur yang dipergunakan yang berfungsi untuk
memilih posisi pengukuran dan batas ukurannya. Saklar putar (range selector switch) ini merupakan kunci utama bila kita menggunakan AVO meter. AVO meter biasanya terdiri dari empat posisi pengukuran, yaitu :
- Posisi (Ohm) berarti AVO Meter berfungsi sebagai ohmmeter, yang terdiri dari tiga batas ukur : x1; x10; dan K.
- Posisi ACV (Volt AC) berarti AVO Meter berfungsi sebagai voltmeter AC yang terdiri dari lima batas ukur : 10V; 50V; 250V; 500V; dan 1000V.
- Posisi DCV (Volt DC) berarti AVO meter berfungsi sebagai voltmeter DC yang terdiri dari lima batas ukur : 10V; 50V; 250V; 500V; dan 1000V.
- Posisi DC mA (miliampere DC) berarti AVO meter berfungsi sebagai miliamperemeter DC yang terdiri dari tiga batas ukur, yaitu: 0,25; 25; dan 500.
Tetapi ke empat batas ukur di atas untuk tipe AVO meter yang satu dengan yang lain batas ukurannya belum tentu sama.
3. Terminal + dan – Com, terminal dipergunakan untuk mengukur Ohm, AC Volt, DC Volt dan DC mA (yang berwarna merah untuk + dan warna hitam untuk -).
4. Pointer (Jarum Meter) merupakan sebatang pelat yang bergerak kekanan dan kekiri yang menunjukkan besaran / nilai.
5. Mirror (cermin) sebagai batas antara Ommeter dengan Volt-Ampermeter. Cermin pemantul pada papan skala yang digunakan sebagai panduan untuk ketepatan membaca, yaitu pembacaan skala dilakukan dengan cara tegak lurus dimana bayangan jarum pada cermin harus satu garis dengan jarum penunjuk, maksudnya agar tidak terjadi penyimpangan dalam membaca.
6. Scale (skala) berfungsi sebagai skala pembacaan meter.
7. Zero Adjusment adalah pengatur / penepat jarum pada kedudukan nol ketika menggunakan Ohmmeter. Caranya : saklar pemilih diputar pada posisi (Ohm), test lead + (merah) dihubungkan ke test lead - (hitam), kemudian tombol pengatur kedudukan 0 diputar ke kiri atau ke kanan sehingga menunjuk pada kedudukan skala 0 Ohm.
9. Angka-Angka Batas Ukur, adalah angka yang menunjukkan batas kemampuan alat ukur.
10. Kotak Meter, adalah kotak / tempat meletakkan komponen-komponen AVOmeter.
Di sebelah kanan saklar terdapat tanda ACV (Alternating Current Volt), yaitu Voltmeter untuk mengukur arus bolak-balik atau aliran tukar. Batas ukur ini dibagi atas, misal 0-10 V, 0-50 V, 0-250 V, 0-500 V, 0-1000 V.
Bagian atas saklar penunjuk diberi tanda OHM dan ini merupakan batas ukur Ohm meter yang dapat digunakan untuk mengukur nilai tahanan dan baik buruknya alat-alat dalam “pesawat”. Pada bagian ini terdapat batas ukur, yaitu misal : x1, x10, x100, x1K, x10K.
Di sebelah kiri dari saklar terdapat tanda DCV (Direct Current Volt) yang merupakan bagian dari Voltmeter, yaitu bagian yang digunakan khusus untuk untuk mengukur tegangan listrik DC. Batas ukur DCV dibagi atas, misal 0-10 V, 0-50 V, 0-250 V, 0-500 V, 0-1000 V.
Pengukuran di bawah 10 Volt dipakai batas ukur 0-10 V. Bila di atas 12 Volt dan di bawah 50 Volt dipergunakan batas ukur 0-50 V. Jika di atas 50 Volt dan di bawah 250 Volt digunakan batas ukur 0-250 V. Bila di atas 250V dan dibawah 500V digunakan batas ukur 500 Volt. Bila lebih dari 500 V dan di bawah 1000V digunakan batas ukur 0-1000 V. Jika lebih dari itu, maka tidak boleh menggunakan Volt meter secara langsung.
Di bagian bawah saklar terdapat tanda DC mA yang berguna untuk mengukur besarnya kuat arus listrik. Batas ukur dibagi atas, misal 0-0,25 mA, 0-25 mA, 0-500 mA. Bila menggunakan alat ukur ini, pertama-tama letakkanlah saklar pada batas ukur yang terbesar / tertinggi, kemudian di bawahnya sehingga batas ukur yang digunakan selalu lebih tinggi dari arus yang kita ukur.
Selain itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan didalam menggunakan AVO meter :
1. Setiap kali menggunakan AVO meter harus memperhatikan batas ukur alat tersebut. Kemampuan alat ukur (kapasitas alat ukur) harus lebih besar dari yang hendak di ukur. Kesalahan dalam pemakaian alat ukur AVO meter dapat mengakibatkan kerusakan.
2. AC Voltmeter hanya boleh dipergunakan untuk mengukur AC Volt, tidak boleh dipergunakan untuk mengukur DC Volt. Demikian juga sebaliknya. Ohmmeter tidak boleh dipergunakan untuk mengukur tegangan listrik, baik DC maupun AC Volt karena dapat mengakibatkan rusaknya alat ukur tersebut. Jadi, pemakaian alat ukur harus sesuai dengan fungsi alat ukur tersebut.
3. Periksa jarum meter apakah sudah tepat pada angka 0 pada skala DC mA, DCV atau ACV posisi jarum nol di bagian kiri dan skala Ohmmeter posisi jarum nol di bagian kanan.

b. Multimeter AVO Meter Digital
AVO meter digital tidak sama halnya dengan AVO meter analog yang menggunakan jarum. AVO meter digital menggunakan display yang langsung dapat menampilkan hasil pengukuran berupa angka-angka. Karena tidak menggunakan jarum, AVO meter digital ini bentuk fisiknya lebih kecil daripada AVO meter analog dan tidak perlu melakukan kalibrasi lagi sebelum melakukan pengukuran. Selain itu, ketelitian di dalam pengukurannya juga jauh lebih bagus daripada AVO meter analog. AVO meter digital terlihat pada gambar di bawah ini.
 

« Previous | Next »

Konfigurasi Multimeter


Konfigurasi multimeter dan control indikator yang terdapat pada sebuah multimeter diperlihatkan pada gambar 3.

Gambar 3. Konfigurasi Multimeter
1. Papan skala: digunanakan untuk memebaca hasi pengukuran. Pada papan skala terdapat skala-skala; tahanandalam satuan ohm, tegangan ACV dan DCV, dan skala-skala lainnya. Lihat gambar 4.
2. Saklar jangkauan ukur: digunakan utuk menentukan posisi kerja multi meter, dan batas ukur (range). Jika digunakan untuk mengukur nilai satuan tahanan (dalam ohm), saklar ditempatkanpada posisi Ω, demikian juga jika digunakan untuk mengatur tegangan (ACV dan DCV) dan kuat arus (mA-μA). Satu hal yang perlu diingat dalam mengukur tegangan listrik, posisi saklar harus berada pada batas ukur yang lebih tinggi dari tegangan yang akan diukur. Misalnya, tegangan yang akan diukur adalah 220 ACV, saklar harus berada pada posisi batas ukur 250 ACV. Demikian juga untuk mengukur DCV.
3. Sekrup pengatur posisi jarum (preset): digunakan untuk menera jarum penunjuk pada angka nol (sebelah kiri papan skala)
4. Tombol pengatur jarum pada posisinol (zero adjustment): digunakan untuk menera jarum penunjuk pada angka nol sebelum multimeter digunakan untuk mengukur nilai tahanan. Dalam praktek, kedua ujungkabel penyidik dipertemukan, kemudian tombol diputar untuk memposisikan jarum pada angka nol (sebelah kanan papan skala)
5. Lubang kabel penyidik: sebagai tempat untuk menghubungkan kabel penyidik dengan multimeter. Ditandai dengan tanda + dan - atau common. Pada multimeter yang lebih lengkap dilengkapi juga dengan lubang untuk mengukur hfe transistor dan lubang untuk mengukur kapasitas kapasitor.

Batas Ukur (Range)
1. Batas ukur kuat arus: biasanya terdiri dari angka-angka 0,25-25-500 mA. Angka tersebut merupakan nilai maksimal arus yang dapat diukur oleh multimeter.
2. Batas ukur tegangan: biasanya terdiri dari angka-angka 10-50-250-500-1000ACV/DCV. angka tersebut merupakan nilai maksimal tegangan yang dapat diukur oleh multimeter.
3. Batas ukur tahanan: biasanya terdiri dari angka-angka X1, X10, dan kiloohm. Angka tersebut merupakan nilai maksimal tahanan yang dapat diukur oleh multimeter.

Jumat, 27 Desember 2013

Elektronika

1. RESISTOR / HAMBATAN / WERSTAND  (R)
Pada dasarnya, resistor hanya ada dua macam, yakni resistor tetap (fixed resistor) dan resistor tidak tetap (variable resistor).

Resistor
Resistor Tetap (Fixed Resistor):
1. Resistor Kawat
2. Resistor Batang Karbon
3. Resistor Keramik atau Porselin
4. Resistor Film Karbon
5. Resistor Film Metal
Resistor Tidak Tetap (Variable Resistor):
1. Potensiometer
2. Potensiometer Geser
3. Trimpot
4. NTC dan PTC
5. LDR

Untuk resistor tetap, ciri - cirinya adalah nilai resistansinya tidak dapat diubah - ubah karena pabrik pembuatnya telah menentukan nilai tetap dari resistor tersebut. Sedangkan, untuk variable resistor, ciri - cirinya adalah nilai resistansinya dapat berubah-ubah, bisa jadi dirubah dengan sengaja atau berubah sendiri karena pengaruh lingkungan. Dengan demikian, sebagian resistor variabel dapat kita tentukan besar resistansinya.

Macam - macam resistor tetap (fixed resistor):

1. Resistor Kawat
Resistor kawat adalah jenis resistor generasi pertama yang lahir pada saat rangkaian elektronika masih menggunakan tabung hampa (vacuum tube). Bentuknya bervariasi dan memiliki ukuran yang cukup besar. Resistor kawat ini biasanya banyak dipergunakan dalam rangkaian power karena memiliki resistansi yang tinggi dan tahan terhadap panas yang tinggi. Jenis lainnya yang masih dipakai sampai sekarang adalah jenis resistor dengan lilitan kawat yang dililitkan pada bahan keramik, kemudian dilapisi dengan bahan semen. Rating daya yang tersedia untuk resistor jenis ini adalah dalam ukuran 1 watt, 2 watt, 5 watt, dan 10 watt. Ilustrasi dari resistor kawat dapat dilihat pada gambar di samping.
2. Resistor Batang Karbon (Arang)
Pada awalnya, resistor ini dibuat dari bahan karbon kasar yang diberi lilitan kawat yang kemudian diberi tanda dengan kode warna berbentuk gelang dan pembacaannya dapat dilihat pada tabel kode warna. Jenis resistor ini juga merupakan jenis resistor generasi awal setelah adanya resistor kawat. Sekarang sudah jarang untuk dipakai pada rangkaian – rangkaian elektronika. Bentuk dari resistor jenis ini dapat dilihat pada gambar di samping.
3. Resistor Keramik atau Porselin
Dengan adanya perkembangan teknologi di bidang elektronika, saat ini telah dikembangkan jenis resistor yang terbuat dari bahan keramik atau porselin. Kemudian, dengan perkembangan yang ada, telah dibuat jenis resistor keramik yang dilapisi dengan kaca tipis. Jenis resistor ini telah banyak digunakan dalam rangkaian elektronika saat ini karena bentuk fisiknya kecil dan memiliki resistansi yang tinggi. Resistor ini memiliki rating daya sebesar 1/4 watt, 1/2 watt, 1 watt, dan 2 watt. Bentuk dari resistor ini dapat dilihat pada gambar di samping.
4. Resistor Film Karbon
Resistor film karbon ini adalah resistor hasil pengembangan dari resistor batang karbon. Sejalan dengan perkembangan teknologi, para produsen komponen elektronika telah memunculkan jenis resistor yang dibuat dari bahan karbon dan dilapisi dengan bahan film yang berfungsi sebagai pelindung terhadap pengaruh luar. Nilai resistansinya dicantumkan dalam bentuk kode warna. Resistor ini juga sudah banyak digunakan dalam berbagai rangkaian elektronika karena bentuk fisiknya kecil dan memiliki resistansi yang tinggi. Namun, untuk masalah ukuran fisik, resistor ini masih kalah jika dibandingkan dengan resistor keramik. Resistor ini memiliki rating daya sebesar 1/4 watt, 1/2 watt, 1 watt, dan 2 watt. Bentuk dari resistor ini dapat dilihat pada gambar di samping.
5. Resistor Film Metal
Resistor film metal dibuat dengan bentuk hampir menyerupai resistor film karbon. Resistor tahan terhadap perubahan temperatur. Resistor ini juga memiliki tingkat kepresisian yang tinggi karena nilai toleransi yang tercantum pada resistor ini sangatlah kecil, biasanya sekitar 1% atau 5%. Jika dibandingkan dengan resistor film karbon, resistor film metal ini memiliki tingkat kepresisian yang lebih tinggi dibandingkan dengan resistor film karbon karena resistor film metal ini memiliki 5 buah gelang warna, bahkan ada yang 6 buah gelang warna. Sedangkan, resistor film karbon hanya memiliki 4 buah gelang warna. Resistor film metal ini sangat cocok digunakan dalam rangkaian – rangkaian yang memerlukan tingkat ketelitian yang tinggi, seperti alat ukur. Resistor ini memiliki rating daya sebesar 1/4 watt, 1/2 watt, 1 watt, dan 2 watt. Bentuk dari resistor ini dapat dilihat pada gambar di samping.

Macam - macam resistor variabel (variable resistor):
1. Potensiometer
Potensiometer merupakan variable resistor yang paling sering digunakan. Pada umumnya, potensiometer terbuat dari kawat atau karbon. Potensiometer yang terbuat dari kawat merupakan potensiometer yang telah lama lahir pada generasi pertama pada waktu rangkaian elektronika masih menggunakan tabung hampa (vacuum tube). Potensiometer dari kawat ini memiliki bentuk yang cukup besar, sehingga saat ini sudah jarang ada yang memakai potensiometer seperti ini. Pada saat ini, potensiometer lebih banyak terbuat dari bahan karbon. Ukurannya pun lebih kecil, namun dengan resistansi yang besar. Gambar di samping adalah potensiometer yang terbuat dari bahan karbon. Pada umumnya, perubahan resistansi pada potensiometer terbagi menjadi 2, yakni linier dan logaritmik. Yang dimaksud dengan perubahan secara linier adalah perubahan nilai resistansinya sebanding dengan arah putaran pengaturnya. Sedangkan, yang dimaksud dengan perubahan secara logaritmik adalah perubahan nilai resistansinya berdasarkan perhitungan logaritmik. Pada umumnya, potensiometer logaritmik memiliki perubahan resistansi yang cukup unik karena nilai maksimal dari resistansi diperoleh ketika kita telah melakaukan setengah kali putaran pada pengaturnya. Sedangkan, nilai minimal diperoleh saat pengaturnya berada pada titik nol atau titik maksimal putaran. Untuk dapat mengetahui apakah potensiometer tersebut linier atau logaritmik, dapat dilihat huruf yang tertera di bagian belakang badannya. Jika tertera huruf B, maka potensiometer tersebut logaritmik. Jika huruf A, maka potensiometer linier. Pada umumnya, nilai resistansi juga tertera pada bagian depan badannya. Nilai yang tertera tersebut merupakan nilai resistansi maksimal dari potensiometer.
2. Potensiometer Geser
Potensiometer geser merupakan kembaran dari potensiometer yang telah dibahas di atas. Perbedaannya adalah cara mengubah nilai resistansinya. Pada potensiometer yang telah dibahas di atas, cara mengubah nilai resistansinya adalah dengan cara memutar gagang yang muncul keluar. Sedangkan, untuk potensiometer geser, cara mengubah nilai resistansinya adalah dengan cara menggeser gagang yang muncul keluar. Bentuk dari potensiometer geser dapat dilihat pada gambar di samping. Pada umumnya, bahan yang digunakan untuk membuat potensiometer ini adalah karbon. Adapula yang terbuat dari kawat, namun saat ini sudah jarang digunakan karena ukurannya yang besar. Pada potensiometer geser ini, perubahan nilai resistansinya hanyalah perubahan secara linier. Bentuk potensiometer geser dapat dilihat pada gambar di atas dengan komponen yang ditengah.
3. Trimpot
Trimpot adalah kependekan dari Tripotensiometer. Sifat dan karakteristik dari trimpot tidak jauh beda dengan potensiometer. Hanya saja, trimpot ini memiliki ukuran yang jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan potensiometer. Perubahan nilai resistansinya juga dibagi menjadi 2, yakni linier dan logaritmik. Huruf B yang tertera pada trimpot menyatakan perubahan nilai resistansinya secara logaritmik, sedangkan huruf A untuk perubahan secara linier. Untuk mengubah nilai resistansinya, kita dapat memutar lubang tengah pada badan trimpot dengan menggunakan obeng. Bentuk trimpot dapat dilihat pada gambar di samping.
4. NTC dan PTC
NTC (Negative Temperature Coefficient) dan PTC (Positive Temperature Coefficient) merupakan resistor yang nilai resistansinya berubah jika terjadi perubahan temperatur di sekelilingnya. Untuk NTC, nilai resistansi akan naik jika temperatur sekelilingnya turun. Sedangkan, nilai resistansi PTC akan naik jika temperatur sekelilingnya naik. Kedua komponen ini sering digunakan sebagai sensor untuk mengukur suhu atau temperatur daerah di sekelilingnya. Bentuk NTC dan PTC dapat dilihat pada gambar di samping.
5. LDR
LDR (Light Dependent Resistor) merupakan resistor yang nilai resistansinya berubah jika terjadi perubahan intensitas cahaya di daerah sekelilingnya. Pada prinsipnya, intensitas cahaya yang besar mampu mendorong elektron untuk menembus batas – batas pada LDR. Dengan demikian, nilai resistansi LDR akan naik jika intensitas cahaya yang diterimanya sedikit atau kondisi sekelilingnya gelap. Sedangkan, nilai resistansi LDR akan turun jika intensitas cahaya yang diterimanya banyak atau kondisi sekelilingnya terang. LDR sering digunakan sebagai sensor cahaya, khususnya sebagai sensor cahaya yang digunakan pada lampu taman. Bentuk LDR dapat dilihat pada gambar di atas.


Gb. Simbol Resistor




2. KAPASITOR / CONDENSATR (C) 

Seberapa seringkah kalian men-charge handphone..? atau pernahkah kalian melihat lampu flash dari kamera..?  Baterai handphone, lampu flash kamera adalah contoh penggunaan kapasitor dari kehidupan sehari-hari. Alat-alat elektronik yang ada seperti TV, komputer, Laptop menggunakan kapasitor sebagai komponen penyusunnya.
Pengertian Kapasitor
Kapasitor adalah komponen elektronika yang digunakan untuk menyimpan muatan listrik atau elektron, dan secara sederhana terdiri dari dua konduktor yang dipisahkan oleh bahan penyekat (bahan dielektrik) tiap konduktor di sebut keping. Kapasitor atau disebut juga kondensator adalah alat (komponen) listrik yang dibuat sedemikian rupa sehingga mampu menyimpan muatan listrik untuk sementara waktu. Pada prinsipnya sebuah kapasitor terdiri atas dua konduktor (lempeng logam) yang dipisahkan oleh bahan penyekat (isolator). Isolator penyekat ini sering disebut bahan (zat) dielektrik
Zat dielektrik yang digunakan untuk menyekat kedua penghantar dapat digunakan untuk membedakan jenis kapasitor. Beberapa kapasitor menggunakan bahan dielektrik berupa kertas, mika, plastik cairan dan lain sebagainya. Beberapa jenis kapasitor menurut bahan dielektiknya antara lain




Bentuk kapasitor

  1. kapasitor kertas (besar kapasitas 0,1 F)
  2. kapasitor elektrolit (besar kapasitas 105 pF)
  3. kapasitor variabel (besar kapasitas bisa di ubah-ubah dengan nilai kapasitas maksimum 500 pF)
Simbol Kapasitor
Kapasitor disimbolkan dengan

Macam-Macam Kapasitor
Jenis Kapasitor Berdasarkan Polaritasnya
Kapasitor Nonpolaritas
Kapasitor ini tidak mempunyai kaki positif dan negatif sehingga cara pemasangan pada rangkaian elektronika boleh bolak-balik. Yang termasuk kapasitor ini adalah kapasitor mika, kapasitor keramik,kapasitor kertas, dan kapasitor milar.
Kapasitor Polaritas
Kapasitor ini mempunyai kaki positif dan negatif, sehingga cara pemasangan pada rangkaian elektronika tidak boleh terbalik.
Variabel Condensator ( Varco )
Kondensator ini dapat diatur dengan cara memutar rotor (as) yang ada pada badan komponen.
Kondensator Trimer
Kondensator ini dapat diatur dengan cara memutar rotor (as) yang ada pada badan komponen, tetapi harus mengunakan obeng.
Kapasitor Berdasarkan Bahan Penyekat Konduktor ( Dielektrikum )
Kapasitor Keramik
Kapasitor Tantalum
Kapasitor Inti udara
Kapasiitor Elektrolit
Kapasitor Kertas
Kapasitor Mika / Milar
Kapasitor Polyester
Tipe Kapasitor berdasarkan Dielektrikum
1. Variabel Condensator ( varco )
Kondensator ini dipakai untuk tuning atau mencari gelombang radio. Jenis ini mempunyai udara sebagai dielektrikum.Kapasitor variabel mempunyai pelat-pelat yang stasioner (stator) dan pelat-pelat yang digerakkan (rotor ), biasanya terbuat dari alumunium. Dengan memutar tombol, luas plat yang berhadapan dapat diatur sehingga kapasitas kapasitor dapat diubah-obah. Dengan mengubah kapasitor frekuensi dapat distel.
2. Kapasitor Keramik
Kapasitor ini menpunyai dielektrikum keramik. Kapasitor ini mempunyai oksida logam dan dielektrikumnya terdiri atas campuran titanium-oksida dan oksida lain. Kekuatan dielektrikumnya tinggi dan mempunyai kapasitas besar sekali dalam ukuran kecil.
3. Kapasitor Kertas
Kapasitor ini mempunyai dielektrikum kertas dengan lapisan kertas setebal 0,05-0,02 mm antara dua lembar kertas alumunium.Kertasnya diresapi dengan minyak mineral untuk memperbesar kapasitas dan kekuatan dielektrikumnya.
4. Kapasitor Mika
Kapasitor ini mempunyai elektroida logam dan lapisan dielektrikum dari polysteryne mylar dan teflon setebal 0,0064 mm. Digunakan untuk koreksi faktor daya. Seperti uji visi nuklir
5. Electrolit Condensator( Elco )
Kapasitor ini mempunyai dielektrik oksida alumunium dan sebuah elektrolit sebagai elektroda negatif. Elektroda postif terbuat dari logam seperti alumunium dan tantalum tetapi sebuah elektroda negatif terbuat dari elektrolit. Tebal lapisan oksidanya adalah 0,0001. Dalam rangkaian elektronika sebagai perata denyut arus listrik.
Tabel Nilai Dielektrikum
Bahan Angka dieklektrikum
Hampa 1
Udara/gas lain 1
Air suling 80
Kertas farafin 2,2
Mika 5,5-7
Porselen 5,5
Tantalum 27
Olie paranol 4,5
Olie silikon 2,8
Teflon 20
Keramik 5-1000


3. DIODE / DIODA

Macam-macam Dioda
Ada berbagai macam jenis dioda yang masing-masing memiliki fungsi yang berbeda. Pemilihan jenis dioda disesuaikan dengan penggunaannya dalam rangkaian. Diantaranya adalah:

1. Dioda Rectifier/Dioda Penyearah
Dioda rectifier ini merupakan dioda standar yang biasa digunakan sebagai penyearah arus karena sifatnya yang meneruskan arus hanya satu arah saja. Dioda ini memiliki densitas yang lebih tinggi di area forward, dan memiliki dan ketahanan temperatur pemblokiran yang cukup tinggi. Dioda ini memiliki tegangan threshold yang rendah dan frekuensi cut-off yang tinggi. Dioda ini biasa digunakan untuk penyearah arus AC, dan membatasi tegangan dari power supply.

Simbol Dioda
Dioda Rectifier
2. Dioda Zener/ Zener Diode
Dioda Zener mirip dengan diode biasa hanya saja komposisi dopingnya diperbanyak, sehingga tegangan breakdown yang semula tinggi dapat diperoleh nilai yang rendah. Pemakaian dioda ini sebenarnya memanfaatkan sifat tegangan breakdown yang dimilikin dioda, dengan adanya karakteristik ini dioda akan mengalirkan arus jika sudah mencapai tegangan breakdown tertentu. Sifat ini dimanfaatkan untuk pengaturan tegangan atau regulator tegangan. Jika pada dioda biasa saat mencapai tegangan breakdown akan membuat dioda rusak, akan tetapi pada dioda zener, meskipun mencapai tegangan breakdown tapi tidak akan merusak dioda tersebut. Jadi pemasangan dioda ini dengan sengaja memberikan reverse bias pada dioda tersebut. Pemilihan dioda zener ini disesuaikan dengan tegangan breakdown yang dimilikinya seperti 5V, 12V, dll.
Simbol Dioda Zener
Gambar Dioda Zener 
Pemasangan Dioda Zener
3. Dioda Schottky/ Schottky Diode
Dioda ini terdiri dari sambungan p-n dengan lapisan metal, yang dioksidasi pada doping silikon lapisan n. Lapisan metal ini bisa berupa alumunium atau nickel. Pada saat threshold tegangannya 0,3 volt. Pada dioda ini tidak terdapat kapasitas difusi karena tidak ada karier yang berdifusi.
Konstruksi Dioda Schottky 
Karena tidak ada carier yang berdifusi membuat respon dioda ini sangat cepat dalam orde nanosecond untuk berganti kondisi dari mengalirkan arus ke tidak ada arus, sehingga banyak digunakan pada rangkaian-rangkaian yang membutuhkan respon berkecepatan tinggi. Kekurangan dioda ini adalah tidak baik untuk reverse bias.
Simbol Dioda Schottky 
Macam-macam dioda Schottky 
4. Dioda Tunnel/ Tunnel Diode
Dioda ini terbentuk dari sambungan p-n yang diberi doping dengan konsentrasi yang tinggi. Artinya di kedua bagian baik p atau n semua didoping dengan konsentrasi tinggi. Karena tingkat doping yang tinggi pada kedua bagian, maka hanya tersisa sedikit celah untuk mengalirkan elektron. Setelah cukup banyak elektron yang lewat pada dioda, arus yang melewati celah akan menurun sampai didapat arus normal pada tegangan threshold. Dioda ini biasa digunakan untuk rangkaian dengan frekuensi yang cukup tinggi sekitar (100GHz). Contoh pemakaian dioda tunnel ini adalah pada Microwave dan Lemari Es.
Simbol Dioda Tunnel
Bentuk Dioda Tunnel
5. Light Emitting Diode (LED)
Light Emitting Diode (LED) merupakan jenis dioda yang dapat memancarkan cahaya apabila mendapat panjar maju (forward bias). Cahaya yang dihasilkan LED berasal dari energi photon yang dipancarkan saat elektron bergabung hole. LED banyak digunakan sebagai lampu indikator pada peralatan, akan tetapi penggunaan LED semakin berkembang sebagai lampu ruangan, lampu lalu lintas, papan reklame, dll.

Bermacam warna LED

Bagian-bagian LED
Cahaya yang keluar dari LED merupakan energi yang terpancar dalam bentuk photon saat elektron bergabung dengan hole pada sisi positif. Panjang gelombang dan warna yang dipancarkan berbeda tergantung pada celah diantara sambungan p-n.
Gambar proses pemancaran cahaya pada LED
LED bekerja pada tegangan dan arus yang kecil sekitar 30mA sehingga membuatnya sangat hemat dalam hal pemakaian daya. Cahaya yang dihasilkan juga cukup terang. Untuk bacaan lebih lanjut tentang LED dapat dibaca disini.


6. Dioda Photo/ Photo Diode
Photo dioda merupakan jenis dioda yang dapat mendeteksi cahaya, photo dioda dapat mengubah cahaya menjadi arus atau tegangan tergantung dari mode pemakaiannya. Photo dioda ini terbentuk dari sambungan p-n dengan struktur PIN, dimana diantara bagian p dan bagian n diisi dengan semikonduktor intrinsic tipe i, jadi saat ada energi photon dengan intensitas yang mencukupi, maka akan terjadi efek photoelektrik. Photodioda memiliki 2 mode pemakaian yaitu mode photovoltaic yang menghasilkan tegangan (contoh solar sel), dan mode photokonduktif yang akan mengalirkan arus jika terkena cahaya, mode ini biasanya di reverse bisa karena akan sangat mengurangi waktu respon akan tetapi mode ini meningkatkan noise.

Simbol Photodiode
Bermacam bentuk photodiode
Pemakaian photodioda banyak pada aplikasi detektor cahaya dan solar sel.

7. Dioda Varicap/ Dioda Varactor
Dioda jenis ini merupakan yang digunakan sebagai kapasitor yang terkontrol oleh tegangan. Sebagai kapasitor, dioda ini mampu untuk memfilter frekuensi sehingga banyak digunakan pada rangkaian tunner televisi karena cepat mengunci frekuensi tertentu. Pemasangan dioda ini secara reverse bias agar terbentuk kapasitansi diantara kaki dioda ini.

Simbol Dioda Varicap/Varactor
Bermacam bentuk dioda varicap
8. Silicon Controlled Rectifier (SCR)
Merupakan semikonduktor jenis dioda yang memiliki 3 kaki, dimana kaki tersebut adalah Anoda, Katoda, dan Gate. Kaki gate merupakan kaki pemicu, dimana jika ada sinyal trigger di kaki Gate maka SCR akan mengalirkan arus dari Anoda ke Katoda.
SCR pada arus DC
 Jika pada kaki Anoda dan Katoda diberi sumber DC dengan forward bias, maka SCR belum akan mengalirkan arus. Setelah ada tegangan antara Gate dengan Katoda yang besarnya memenuhi tegangan thresholdnya maka SCR akan dalam kondisi "ON". Kondisi ini akan bertahan meskipun sinyal dari kaki Gate dilepas. SCR baru akan dalam kondisi "OFF" jika arus dari Anoda diputus.

SCR pada arus AC
Jika SCR pada arus AC maka yang hanya separuh siklus saja yang dialirkan karena pada siklus positif maka ada aliran arus dari anoda ke katoda, sedangkan saat separuh siklus negatif maka SCR di reverse bias sehingga arus tidak mengalir.

Simbol SCR
Gambar bermacam bentuk SCR


4. TRANSISTOR

Contoh tipe-tipe transistor
Transistor merupakan komponen penting yang dipakai dalam barang-barang elektronika seperti TV, radio, komputer, dll. Transistor adalah alat semikonduktor yang berfungsi sebagai penguat, sebagai sirkuit pemutus dan penyambung (switching), stabilisasi tegangan, modulasi sinyal atau sebagai fungsi lainnya. Transistor dapat berfungsi semacam kran listrik, dimana berdasarkan arus inputnya (BJT) atau tegangan inputnya (FET), memungkinkan pengaliran listrik yang sangat akurat dari sirkuit sumber listriknya. Pada dasarnya transistor adalah dua dioda yang dipertemukan, sehingga cara mengujinya juga hampir sama dengan menguji dioda.

Secara umum, transistor memiliki 3 terminal. Tegangan atau arus yang dipasang di satu terminalnya mengatur arus yang lebih besar yang melalui 2 terminal lainnya. Transistor adalah komponen yang sangat penting dalam dunia elektronik modern. Dalam rangkaian analog, transistor digunakan dalam amplifier (penguat). Rangkaian analog melingkupi pengeras suara, sumber listrik stabil, dan penguat sinyal radio. Dalam rangkaian-rangkaian digital, transistor digunakan sebagai saklar berkecepatan tinggi. Beberapa transistor juga dapat dirangkai sedemikian rupa sehingga berfungsi sebagai logic gate, memori, dan komponen-komponen lainnya.

Fungsi Transistor antara lain  :

  1. Sebagai penguat arus, tegangan dan daya (AC dan DC) 
  2. Sebagai penyearah 
  3. Sebagai mixer 
  4. Sebagai osilator 
  5. Sebagai switch
Pengertian dan Jenis Transistor
Bentuk FisikTransistor
Pengertian dan Jenis Transistor
Transistor PNP dan Simbol
Pengertian dan Jenis Transistor
Transistor NPN dan Simbol




Cara menguji transistor dengan Ohmeter, Perhatikan tabel hasil pengujian :

Kesimpulan menentukan kaki basis,emitor dan kolektor dengan hail pengujian pada tabel sebagai berikut :
  • Dari hasil tabel ditemukan bahwa kaki I adalah kaki Basis, dimana selama pengukuran harus ada kaki acuan (patokan) dan menunjukkan gejala ON, ON kemudian bila dibalik polaritasnya menunjukkan gejala OFF, OFF maka kaki basis ON pada saat dipasang polaritas negative atau OFF saat dipasang polaritas positif maka jenis transistor adalah PNP. 
  • Sedangkan untuk menentukan kaki emitor dan kolektor, kita harus menghitung nilai hambatan yang dimiliki oleh emitor dan kolektor. Apabila kaki II hambatannya lebih besar dari kaki III maka dapat kita simpulkan bahwa kaki II merupaka kolektor dan kaki III merupakan emitor.
Transistor mempunyai 3 jenis yaitu :
  1. Uni Junktion Transistor (UJT)
  2. Field Effect Transistor (FET)
  3. MOSFET
1. Uni Junktion Transistor (UJT)
Pengertian dan Jenis Transistor
Uni Junktion Transistor (UJT) adalah transistor yang mempunyai satu kaki emitor dan dua basis. Kegunaan transistor ini adalah terutama untuk switch elektronis. Ada Dua jenis UJT ialah UJT Kanal N dan UJT Kanal P.

2. Field Effect Transistor (FET)
Pengertian dan Jenis Transistor
Beberapa Kelebihan FET dibandingkan dengan transistor biasa ialah antara lain penguatannya yang besar, serta desah yang rendah. Karena harga FET yang lebih tinggi dari transistor, maka hanya digunakan pada bagian-bagian yang memang memerlukan. Bentuk fisik FET ada berbagai macam yang mirip dengan transistor.

Jenis FET ada dua yaitu Kanal N dan Kanal P. Kecuali itu terdapat pula macam FET ialah Junktion FET (JFET) dan Metal Oxide Semiconductor FET (MOSFET).

3. MOSFET
Pengertian dan Jenis Transistor
Bentuk Fisik Mosfet
MOSFET (Metal Oxide Semiconductor FET) adalah suatu jenis FET yang mempunyai satu Drain, satu Source dan satu atau dua Gate. MOSFET mempunyai input impedance yang sangat tinggi. Mengingat harga yang cukup tinggi, maka MOSFET hanya digunakan pada bagian bagian yang benar-benar memerlukannya. Penggunaannya misalnya sebagai RF amplifier pada receiver untuk memperoleh amplifikasi yang tinggi dengan desah yang rendah.
Pengertian dan Jenis Transistor
Simbol MOSFET
Dalam pengemasan dan perakitan dengan menggunakan MOSFET perlu diperhatiakan bahwa komponen ini tidak tahan terhadap elektrostatik, mengemasnya menggunakan kertas timah, pematriannya menggunakan jenis solder yang khusus untuk pematrian MOSFET. Seperti halnya pada FET, terdapat dua macam MOSFET ialah Kanal P dan Kanal N.
Prinsip Kerja Transistor
Dari banyak tipe-tipe transistor modern, pada awalnya ada dua tipe dasar transistor, bipolar junction transistor (BJT atau transistor bipolar) dan field-effect transistor (FET), yang masing-masing bekerja secara berbeda.
Transistor bipolar dinamakan demikian karena kanal konduksi utamanya menggunakan dua polaritas pembawa muatan: elektron dan lubang, untuk membawa arus listrik. Dalam BJT, arus listrik utama harus melewati satu daerah/lapisan pembatas dinamakan depletion zone, dan ketebalan lapisan ini dapat diatur dengan kecepatan tinggi dengan tujuan untuk mengatur aliran arus utama tersebut.
FET (juga dinamakan transistor unipolar) hanya menggunakan satu jenis pembawa muatan (elektron atau hole, tergantung dari tipe FET). Dalam FET, arus listrik utama mengalir dalam satu kanal konduksi sempit dengan depletion zone di kedua sisinya (dibandingkan dengan transistor bipolar dimana daerah Basis memotong arah arus listrik utama). Dan ketebalan dari daerah perbatasan ini dapat dirubah dengan perubahan tegangan yang diberikan, untuk mengubah ketebalan kanal konduksi tersebut. Lihat artikel untuk masing-masing tipe untuk penjelasan yang lebih lanjut.

Macam Macam Transistor
Macam-macam transistor secara umum dibedakan menjadi:
- Materi semikonduktor: Germanium, Silikon, Gallium Arsenide
- Kemasan fisik: Through Hole Metal, Through Hole Plastic, Surface Mount, IC, dan lain-lain
- Tipe: UJT, BJT, JFET, IGFET (MOSFET), IGBT, HBT, MISFET, VMOSFET, MESFET, HEMT, SCR serta pengembangan dari transistor yaitu IC (Integrated Circuit) dan lain-lain.
- Polaritas: NPN atau N-channel, PNP atau P-channel
- Maximum kapasitas daya: Low Power, Medium Power, High Power
- Maximum frekwensi kerja: Low, Medium, atau High Frequency, RF transistor, Microwave, dan lain-lain
- Aplikasi: Amplifier, Saklar, General Purpose, Audio, Tegangan Tinggi, dan lain-lain

PNP  NPN   P-Chanel  N-Chanel

Transistor yang biasa dipakai dalam barang-barang elektronik terutama TV dan monitor adalah yang berjenis NPN/PNP dan MOSFET. Tipe-tipe transistor juga tidak harus sama, tetapi biasanya ada beberapa seri yang bisa dipakai sebagai ganti kalau salah satu tipe tidak dijumpai.

Kalau saya pribadi biasanya jika ingin mengganti sebuah transistor terlebih dahulu melihat kegunaan atau fungsi dari transistor tersebut, jika transistor tersebut digunakan sebagai penguat maka dalam menggantinya tidak harus sama tipe, tetapi bisa mencari yang sama fungsi dan penguatannya, atau mencari tipe yang paling dekat.




sumber : http://elektronika-1.blogspot.com/